Twitter Digunakan untuk Adu Domba Masyarakat Indonesia?, Postingan Jokowi ke China Banjir Hujatan dari Rakyat Sendiri
Sebuah postingan di twitter yang memberitakan kunjungan Presiden Jokowi ke China di hari Jum'at, 28 Juli 2023.
Diberitakan bahwa Presiden Jokowi berkunjung ke China dalam rangka menawarkan kepada para pimpinan sejumlah perusahaan Negeri Tirai Bambu di Chengdu, China untuk berinvestasi di 34.000 hektare lahan di IKN (Ibu Kota Nusantara), Kalimantan.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi siap membantu apabila para pengusaha menemukan kendala saat ingin berinvestasi di IKN, Kalimantan, Indonesia.
Sontak postingan ini mendapat ratusan komentar negatif dari para netizen di twitter. Sepertinya ribuan komentar tersebut berasal dari pihak-pihak oposisi dan pihak yang membenci dengan langkah-langkah pemerintah Indonesia saat ini.
Terus terang, saya heran, begitu banyak postingan dan komentar di twitter yang menyerang pemerintah. Apakah kini twitter adalah media sosial yang digunakan untuk mengadu domba masyarakat Indonesia dan memporak-porandakan kedamaian di negeri kita?. Entahlah..
Namun, kita patut waspada dengan berbagai ketikan di medsos yang seolah-olah cerdas dalam mengkritik pemerintah, namun sejatinya berasal dari pihak-pihak yang ingin mengadu domba dan memecah belah kita.
Karena seharusnya kita paham, dengan perhatian dan kebijakan pembangunan IKN di Kalimantan sejatinya adalah untuk perjuangan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di negara kita, seperti yang tertuang pada sila ke-5 Pancasila, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tidak ada komentar: